Gawat, Belasan Baterai Traffic Light Dicuri

Balikpapan – Baterai Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas atau APILL di 12 titik persimpangan milik Dinas Perhubungan Kota Balikpapan lenyap digondol pencuri.

Kepala Dishub kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengetahui baterai APILL dicuri seminggu yang lalu setelah adanya laporan masyarakat bahwa lampu APILL tidak berfungsi ketika terjadi pemadaman listrik.

“Fungsi baterai APILL ini sebagai back up selama 4 jam jika listrik padam, sehingga tidak berpengaruh ke APILL yang ada di persimpangan jalan,” ujarnya

Kasus pencurian ini rupanya tidak hanya terjadi  di kota Balikpapan tapi juga terjadi di Kota Samarinda, 3 minggu yang lalu.

“Baterai ini bentuknya seperti accu ( aki-red ) dan baterai ini walau dicuri juga tidak bisa pelaku manfaatkan. Justru malah mengganggu kerja APILL kita. Kalau harganya sekitar Rp800 ribu per unit,” ungkapnya.

Lokasi baterai APILL, menurut Sudirman, memang mudah dijangkau karena ada yang berada di bawah maupun terpasang di tiang. Bahkan pengaman boksnya hanya menggunakan kunci biasa seperti yang terdapat pada lemari arsip.

“Mau tidak mau kita harus perbaiki dan memperkuat lagi kuncinya. Kasusnya juga sudah kita laporkan ke kepolisian,” ujar Sudirman.

12 titik yang baterai APILL dicuri diantaranya persimpangan Kebun Sayur, Muara Rapak sampai persimpangan Balikpapan Baru dan simpang 3 Perumnas. Namun sayangnya, aksi pencurian itu tidak terpantau CCTV milik Dishub.

“CCTV yang ada sekarang juga mengalami kerusakan di beberapa konektor akibat terkena galian pelebaran jalan dan drainase. Saat ini sudah diperbaiki 5 unit dari 15 CCTV yang rusak,” ucapnya.

CCTV yang dimiliki Dishub juga bisa berputar 360 derajat sehingga tidak fokus dalam satu titik.

“Makanya perencanaan tahun ini dilakukan pengadaan kamera Fix,  khusus mengarah ke satu titik di setiap persimpangan, jadi nanti tidak hanya CCTV 360 derajat saja yang kita kendalikan dari ruang kontrol,” ujarnya. (Hilman/Bkv)

Facebook Comments
  •  
  •  
  •  
  •